Contoh Pidato | Naskah Pidato | Teks Pidato | Tulis Pidato

Pidato Sambutan Wakil Siswa Dalam Menyambut Kedatangan Guru Baru

Assalamu’alaikum wr. wb.

Berkat rahmat Allah swt kita semua dapat berkumpul di gedung madrasah ini dalam keadaan sehat wal ‘afiat, dalam rangka menyambut kedatangan guru baru ibu Dian.


Ibu Dian yang kami hormati, serta Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu guru yang kami cintai.

Kami selaku siswa merasa gembira sekali, bahwa dihari ini telah hadir di tengah-tengah kita seorang ibu guru yang baru, yaitu Ibu Dian sebagai guru Kimia dari Kota Bandung.

Kami selaku siswa juga merasa sangat gembira, karena kami pada saat ini dan mulai hari ini mendapat seorang pendidik lagi.

Kami yakin bahwa Ibu Dian hadir di tengah-tengah kita ini membawa semangat yang baru pula, yang mampu mengarahkan kami, siswa yang kurang tahu dan masih bandel-bandel ini.

Ibu Dian yang kami hormati !

Janganlah ibu nanti terkejut apabila menghadapi kami-kami ini nanti nakal, yang mungkin bagi ibu hal tersebut baru pertama kali ibu jumpai di tempat ini.

Tetapi sebenarnya kami juga bisa menempatkan kenakalan-kenakalan kami. Sebab kami juga menyadari bahwa kami ini sudah besar-besar tentunya perilaku dan tindak tanduk menunjukkan perilaku orang besar, tidak lagi meniru perbuatan kekanak-kanakan. Jadi kenakalan-nakalan kami ini sebenarnya hanya menginginkan sentuhan kasih saying dari bapak dan ibu guru. Selanjutnya semoga Ibu Dian kerasan dan bisa menyatu dengan kami-kami dalam menuntut ilmu di sekolah ini.

Demikianlah sambutan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, bila ada kekhilafan baik itu kami sengaja maupun yang tidak kami sengaja, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Dan kepada Ibu Dian kami ucapkan “Selamat memasuki dunia pendidikan ditempat kami ini dan semoga ibu mampu menciptakan suasana belajar mengajar yang lebih harmonis buat kami semuanya.

Sekian dan terima kasih.

Wassalamu ‘alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan


Pidato Pengarahan Pada Generasi Muda

Assalamu'alaikum wr.wb.

Rekan-rekan Pemuda yang saya cintai !

Terlebih dahulu kami memanjatkan syukur kehadirat Allah swt bahwa pada hari ini kami dapat bertemu muka dengan adik-adik disini ditempat ini.


Kami sangat berbahagia atas kesempatan yang diberikan kepada kami, sehingga kami dapat bertemu muka dengan pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi harapan bangsa, untuk berdialog langsung dengan generasi-generasi penerus bangsa.

Sebagai sesepuh, ketua kami merasa dibebani oleh tanggung jawab moral untuk memberikan penerangan-penerangan yang perlu kepada saudara-saudara sekalian. Dan hal itu bagi kami merupakan suatu amalan yang wajib dilaksanakan kapan dan dimanapun kita berada.

Saudara-saudara sekalian tentunya sudah menyadari apa arti pemuda, kedudukannya dan peranannya dalam masyarakat. Nasib suatu bangsa dan negara itu berada dalam puncak anda sekalian sepenuhnya. Betapa berat beban yang harus dipikul, dan alangkah besar dan luasnya tanggung jawab anda semua sebagai pemuda, sebagai generasi penerus cita-cita bangsa.

Justru oleh beratnya beban kewajiban yang harus anda pikul dan besarnya tanggung jawab yang harus anda lakukan, maka menjadi tugas mutlak bagi anda sekalian untuk menghadapi perjuangan besar yang harus anda hadapi bersama ialah perjuangan untuk membangun negara dan bangsa, perjuangan untuk mencapai cita-cita luhur demi kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat.

Sebagai pewaris dan penerus perjuangan bangsa dalam menuju cita-cita adil dan makmur yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45, maka mulai sekarang kalian sebagai pemuda harus mempersiapkan diri dengan membekali beberapa bekal, diantaranya :
  • Keterampilan
  • Kepemimpinan
  • Kesegaran Jasmani
  • Daya Kreasi
  • Patriotisme
  • Idealisme
  • Kepribadian
  • Budi pekerti yang luhur
Sebagai pemuda harus menuntut dan menambah ilmu ketrampilan sesuai dengan bakatnya masing-masing. Karena pembangunan ini membutuhkan manusia-manusia yang terampil.

Disamping kita berbekal seperti apa yang saya sebutkan diatas, kita harus mempunyai bekal berupa tawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan memegang teguh kepada ajaran agama serta tuntunan keluhuran budi pekerti, Insya Allah anda semua sampai kepada cita-cita yang sama-sama kita idamkan.

Demikian sekedar saran dan pengarahan yang dapat kami sampaikan, mudah-mudahan ada manfaatnya. Amin. Akhir kata, wassalamu'alaikum wr.wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Dalam Menyambut Pemenang Lomba MTQ

Assalamu'alaikum wr.wb.

Berkat rahmat, hidayah serta inayah dari Allah kita semua dapat berkumpul disini tempat dalam rangka untuk memberikan hadiahkan kepada para pemenang dalam lomba MTQ, tingkat daerah yang diadakan pada tanggal ......... sampai dengan tanggal ....... tahun ........


Kami ucapkan selamat datang kepada saudara-saudara yang telah selesai melakukan lomba seni baca al-Quran yang berlangsung di kota ....... baru-baru ini.

Kami atas nama panitia penyelenggara, berbangga hati atas keberhasilan para adik-adik dan saudara-saudara dalam menggondol piala MTQ. Juga kami atas nama panitia penyelenggara mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan lomba MTQ. Ini baik itu berupa bantuan moril atau pikiran. Semoga Tuhan membalas amal baik kita.

Keberhasilan yang kita peroleh itu tidak lain adalah karena keuletan kalian dalam belajar, menghayati akan bacaan-bacaan dari ayat-ayat Al-Quran tadi. Oleh karena itu keberhasilan yang kalian peroleh dalam kesempatan ini, janganlah membuat diri kalian terlena dalam belajar dan sombong, bahkan dengan keberhasilan ini adalah merupakan cambuk untuk belajar lebih giat lagi untuk meraih dan menggondol piala dalam MTQ tingkat Nasional.

Juga dalam kesempatan ini kami serukan kepada para sauadar-saudara yang belum berhasil dalam menggondol piala, janganlah berkecil hati, malah belajarlah yang lebih giat lagi untuk memperoleh sekaligus meraih cita-cita yang kita inginkan.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu menunjukkan dan membimbing kita semua pada jalan yang benar.

Sekian, wassalamu'alaikum wr.wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saudara-saudara yang kami hormati serta para kawula muda yang kami cinta !

Setiap tanggal 28 Oktober kita memperingati suatu hari yang bersejarah yaitu hari Sumpah Pemuda. Peringatan ini tidak hanya diperingati oleh warga negara Indonesia yang berada di luar negeri.


Memang sumpah pemuda ini juga merupakan tonggak sejarah yang tak boleh diabaikan. Pada tanggal itulah bangsa Indonesia menunjukkan tekadnya sebagai bangsa yang merdeka, sebagai bangsa yang mampu berdiri sendiri, sebagai bangsa yang mempunyai keyakinan pada masa depannya.

Sumpah pemuda merupakan sumpahnya bangsa Indonesia untuk mengakui, memiliki, memperjuangkan dan mempertahankan tanah air, bangsa dan bahasa yang terungkap dalam isi Sumpah Pemuda itu sendiri.
Kami putra dan putri Indonesia mengaku, bertanah air satu tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia mengaku, berbangsa satu bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia mengaku, berbahasa satu bahasa Indonesia.
Itulah saudara-saudara janji dan sumpah pemuda Indonesia yang wajib kita lestarikan, kita perjuangkan demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan untuk hidup makmur dan adil berdasarkan pancasila dan UUD 1945.

Saudara-saudara sekalian yang kami hormati

Marilah peringatan Hari Sumpah Pemuda ini kita jadikan titik tolak untuk selalu menyegarkan ingatan kita akan tugas dan kewajiban sebagai pemuda penerus generasi tua, yang juga merupakan generasi 45. Dan marilah dengan peringatan sumpah pemuda ini kita bertambah banyak berbuat yang baik dan manfaat bagi nusa dan bangsa.

Demikianlah sambutan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan ada manfaatnya.

Akhirnya kami ucapkan selamat membangun negara dengan semangat jiwa pemuda yang bertolak dari semangat Sumpah Pemuda.

Sekian dan terima kasih. Wassalamu'alaikum wr.wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Angkatan Bersenjata 5 Oktober

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, khususnya warga ABRI yang berbahagia.

Dengan rahmat, hidayah dan inayah dari Allah kita semua pada kesempatan ini dalam keadaan sehat wal 'afiat dan dapat bertatap muka disini di tempat ini.


Pada hari ini, hari ....... tanggal 5 Oktober tahun ....... kita bersama ikut menyambut HUT ABRI yang ke ....... yakni peringatan dari hari kelahiran TNI pada 5 Oktober 1945.

Sebagaimana yang sudah kita maklumi bahwa pada tanggal 5 Oktober 1945, secara resmi Badan Keamanan disahkan sebagai Tentara Keamanan Rayat (TKR) yang kemudian disebut dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang terdiri dari Angkatan-angkatan Darat Laut, dan Udara.

Hendaknya diketahui bahwa ABRI tidak lain adalah rakyat Indonesia. ABRI terdiri dari rakyat, berasal dari rakyat dan bekerja untuk kepentingan rakyat. Ini merupakan salah satu ciri khas dari ABRI bangsa kita yang berbeda dengan angkatan bersenjata bangsa lain.

Dengan demikian, ABRI dan rakyat adalah manunggal, tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Inilah sebabnya mengapa kita bangsa Indonesia mampu mengusir penjajah dari bumi pertiwi Indonesia. Selanjutnya kita mampu mempertahankan kemerdekaan yang kita peroleh dan yang kita cinta ini. Ini semua berkat kerja sama yang baik serta manunggalnya ABRI dengan rakyat.

Kita masih ingat, pada waktu perang Kemerdekaan I dan II ABRI bersama-sama rakyat berperang gerilya terhadap Belanda. Rakyat Desa dengan penuh pengertian membantu ABRI. Mereka memberi makan ABRI, memberi tempat tinggal, bahkan ikut serta mengangkat peralatan perang. Akhirnya, Belanda terusir dari bumi Indonesia.

Oleh karena itu, manunggalnya ABRI dan rakyat ini harus kita pupuk dan kita bina dengan sebaik-baiknya dan kita kembangkan ke arah yang lebih baik lagi. ABRI adalah milik rakyat, pelindung rakyat, jadi rakyat wajib membantu tugas ABRI demi cita-citanya yang luhur.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, khususnya warga ABRI

Dalam masa orde baru, ABRI bersama-sama rakyat mempelopori pembangunan Indonesia. ABRI terjun ke tengah-tengah masyarakat dan berpartisipasi dalam melaksanakan pembangunan. Hasilnya seperti yang kita rasakan pada dewasa ini, misalnya terbuat jembatan, jalan raya dan lain-lain. Karena secara historis jelas sekali betapa intimnya hubungan ABRI dengan rakyat, maka secara historis juga ABRI memiliki Dwi Fungsi yaitu fungsi sebagai kekuatan Hankam (Pertahanan Keamanan) dan fungsinya sebagai kekuataan Sosial Politik.

Dengan demikian sudah selayaknya apabila kita meletakkan penilaian yang wajar, bahwa ABRI yang prajurit pancasilais dan sapta margaris berfungsi sebagai pengamanan, pendorong dalam kehidupan kita.

Sekarang tibalah saatnya pada tahun ......... terlalu banyak kita mengenyam pengalaman-pengalamannya yang amat berharga serta lecutan-lecutan yang meneguhkan iman dan mental kita yang merupakan bekal untuk melanjutkan perjuangan kita.

Demikianlah sepatah dua kata yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua.

Dan akhirnya kami ucapkan selamat HUT ABRI yang ke ........

Dirgahayu ABRI kita.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melimpahkan karunia rahmat taufik serta hidayah kepada kita sekalian. Terima kasih.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saudara-Saudara sebangsa dan setanah air !

Berkat rahmat dan hidayah serta inayah dari Tuhan Yang Maha Esa, kita pada hari ini dan detik ini 1 Oktober tahun ........ kita bersama-sama memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang ke ......


Sebagaimana saudara-saudara maklumi, bahwa pada tanggal 1 Oktober tahun 1965, telah dilakukan gerakkan Operasional yang dipimpin oleh Letnan Jendral Soeharto sebagai Komandan Oprasional pemulihan keamanan dengan bantuan segenap potensi masyarakat yang mencintai Negara Proklamasi 17 Agustus 1945 yang berdasarkan pancasila UUD 45.

Gerakan operasional tersebut adalah dalam rangka menghancurkan apa yang disebut dengan Gerakan Kontra Revolusi G 30 S PKI.

Dari gerakan Operasional 1 Oktober 1965 Negara kita yang berdasarkan Pancasila tetap berdiri dengan teguhnya, dan pancasila itu sendiri sebagai Dasar Negara maupun sebagai falsafah bangsa tetap "Sakti". Berpangkal tolak dari kejadian itulah, maka ditetapkannya 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Saudara-Saudara sebangsa dan setanah air !

Dari pengalaman-pengalaman semenjak tahun 1945 hingga sekarang yang sering mengalami ancaman-ancaman dan lain sebagainya terhadap Negara kita yang berdasarkan Pancasila. Namun kita tetap berdiri dan sentosa. Hal tersebut dikarenakan oleh cita-cita ataupun pandangan hidup bangsa Indonesia yang digali dari kalbu bangsa Indonesia sendiri yang terumus dalam Pancasila.

Selanjutnya perlu kamu ungkapkan kembali dalam kesempatan ini, bahwa Pancasila selain sebagai ideologi Negara, juga sebagai falsafah dan pandangan hidup.

Sebagai ideologi atau sebagai cita-cita hendaklah diwujudkan. Sedangkan sebagai falsafah perlu dihayati dan diamalkan. Tanpa diamalkan kelima-lima silanya, maka tak akan terwujud cita-cita masyarakat Pancasila yang bertujuan mencapai kesejahteraan lahir dan batin.

Saudara-Saudara sebangsa dan setanah air !

Sekali lagi akan perlunya menghayati dan mengamalkan pancasila, dimana pedoman untuk itu telah ditetapkan oleh MPR, yakni ketetapan No. II/MPR/1978 yang disingkat P.H dan dinamakan Eka Prasetya Pancakarsa.

Marilah kita selalu memohon kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, agar Negara kita Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila/UUD 1945 tetap kuat dan sentosa, agar bisa lestari mengemban fungsinya sebagai wahana dan sarana mencapai masyarakat yang adil dan makmur, lahiriah maupun batiniah.

Sekian, sambutan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberi jalan yang lurus kepada para pemimpin kita dan kepada para pemegang kekuasaan, juga kepada para segenap bangsa Indonesia. Amin.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Koperasi 12 Juli

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saudara-saudara sekalian yang kami hormati !

Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang atas rahmat dan hidayah-Nya yang dikaruniakan kepada kita sekalian, sehingga kita dapat bertatap muka pada forum ini, yang mana tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk memperingati hari Koperasi yang bertepatan pada tanggal 12 Juli tahun .........


Saudara-saudara sekalian yang kami hormati !

Ide koperasi sudah lama muncul di Indonesia. Perumusan pasal 33 UUD 1945 tampak diwarnai dengan semangat para pemimpin para perancang waktu untuk menjadikan koperasi sebagai pilar utama perekonomian Indonesia.

Dewasa ini pemerintah telah menciptakan kesempatan yang cukup maksimal untuk pengembangan koperasi. Demikian besar dana, waktu dan perhatian yang telah dicurahkan untuk terciptanya kesempatan ini. Dan koperasi telah berkembang pesat. Orang bisa beranggapan sekarang ini, bahwa mendirikan koperasi adalah hal yang tidak sulit. Apalagi mendapat dukungan penuh dari pemerintah.

Saudara-saudara sekalian yang saya hormati !

Terlepas dari hal tersebut diatas, yang penting bagi kita terutama saudara-saudara yang sudah berkecimpung dalam dunia koperasi, baik itu pengurus atau anggota-anggotanya, dituntut adanya kesadaran dan solidaritasnya yang mantap serta kejujuran, sebagai sikap mental dan moral yang diperlukan bagi setiap penyelenggaraan koperasi yang baik.

Suatu hal yang perlu diperhatikan, adalah bagaimana agar koperasi dapat dikelola secara profesional oleh tenaga-tenaga terampil dan terdidik. Secara kualitatif pengurus perlu ditingkatkan, terutama kemampuan managemen, administrasi dan pengorganisasian usaha. Mereka harus cukup profesional dan dibutuhkan kader-kader yang dedikatif dan sungguh spesialisasi dan profesional yang akan berimplikasi terhadap produktivitas kerja.

Dengan profesionalisasi yang tetap memperhatikan atas kekeluargaan, koperasi bisa cukup tangguh menghadapi suasana "free fight competition" dan akan menjadi wahana yang tangguh bagi golongan ekonomi lemah dalam bersaing dengan perusahaan yang mengandalkan kekuatan modal.

Demikianlah sambutan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan ada manfaatnya. Dan akhirnya marilah kita berdoa kehadirat Tuhan Yang Maha Esa semoga kehidupan perkoperasian kita ini akan mengalami masa kejayaannya, dalam usaha ikut membangun perekonomian bangsa. Dan semoga Tuhan Yang Maha Esa menolong kita semua. Amin ya Robbal 'alamin.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei

Assalamu'alaikum wr. wb

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air !

Hari ini tepatnya pada tanggal 20 Mei kita semua bangsa Indonesia memperingati suatu hari yang sangat bersejarah, yakni Hari Kebangkitan Nasional bangsa Indonesia. Mengapa pada tiap tanggal 20 Mei ini diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional dan dinamakan dengan Hari Kebangkitan Nasional ? Tiada lain justru karena mengandung arti yang menyiratkan suatu Kebangkitan bangsa Indonesia , ialah permulaan tercetusnya perjuangan sosial politik dalam rangka usaha bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan Nasional yang utuh.


Sebagaimana saudara-saudara ketahui, bahwa perjuangan fisik yang bersifat lokal yang dilancarkan oleh pahlawan kita seperti Sultan Hasanuddin, Sultan Iskandar Muda, Pangeran Diponegoro dalam lain-lain pada umumnya selalu mengalami kegagalan dalam usaha mereka mengusir kaum penjajah, walaupun tidak sedikit menimbulkan kerugian dipihak kompeni. Disamping itu perjuangan mereka itulah yang telah mengilhami para pemimpin yang datang kemudian. Tanpa perjuangan mereka mustahil akan lahir Kebangkitan Nasional, seperti yang telah dialami bangsa Indonesia di zaman setelah perjuangan nenek moyang kita yang patriotik itu.

Barulah kemudian atas anjuran Bapak Dr. Wahidin Sudirohusodo didirikan Himpunan Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 yang kemudian berperan sebagai waduk perjuangan dan penaungan aspirasi rakyat Indonesia dalam usaha mencapai kemerdekaan.

Masa-masa berikutnya yang dipelopori oleh Budi Utomo kemudian muncullah Serikat Islam, PNI (Parta Nasional Indonesia) dan sebagainya. Organisasi-organisasi ini  mulai menujukkan sikapnya yang tegas menolak penjajahan dan bertekad bulat untuk mencapai kemerdekaan.

Demikian selayang pandang tentang asal mula kebangkitan Nasional Indonesia. Dewasa ini kita sudah berada di negara Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Dengan jujur kita akui tanpa perjuangan nenek moyang kita itu, yang kemudian mengilhami berdirinya Budi Utomo, maka sukar di Sumpah Pemuda yang pada gilirannya melahirkan Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air !

Pada kesempatan ini kita peringati Hari Kebangkitan Nasional. Sudah pada tempatnya apabila kita sejenak menundukkan kepala, pertama untuk mengucapkan syukur alhamdulillah kehadirat Allah yang telah melimpahkan rahmat hidayah serta inayah-Nya kepada kita semua bangsa Indonesia sehingga bangsa Indonesia pada saat ini telah hidup makmur.

Dan kemudian marilah kita panjatkan doa agar para arwah para pahlawanan kita yang sudah gugur mendahului kita semua, semoga mendapat tempat yang layak disisi Tuhan Yang Maha Esa, terlebih-lebih pada Bapak Dr. Wahidin Sudirohusodo semoga didalam alam kubur telah mendapat penerangan dan pelita yang terang benderang, dan semoga jasa-jasa beliau diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Sekian sambutan saya, kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Akhirul kalam wassalamu'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Pendidikan Nasional 2 Mei

Assalamu 'alaikum wr. wb.

Saudara-saudara seperjuangan, terutama pemuda dan pelajar sebagai tunas-tunas bangsa.

Alhamdulillah, dengan iringan rahmat dan hidayah dari Allah kita semua dapat bertemu pada forum ini, yang mana tiada lain untuk memperingati Hari Pendidikan yang tepatnya jatuh pada tanggal 2 Mei tahun ini.


Hari ini tanggal 2 Mei kita bersama-sama memperingati Hari Pendidikan Nasional. Sebagaimana kita semua memakmulinya bahwa hari yang kita peringati ini adalah masalah Pendidikan Nasional. Oleh karenanya peringatan ini kebanyakan di adakan dan di hadiri oleh para pemuda dan pelajar baik yang berada ditingkat rendah maupun yang berada pada tingkat tinggi.

Masalah pendidikan merupakan suatu masalah yang sungguh penting dan patut mendapat perhatian khusus yang tidak kepalang tanggung. Pendidikan dimaksudkan untuk menyiapkan kader-kader yang akan meneruskan cita-cita bangsa.

Dalam Garis Besar Haluan Negara Pendidikan Nasional Indonesia telah ditetapkan sebagai Pendidikan Nasional yang mencakup Pendidikan Moral Pancasila, disamping memberikan bekal ilmu dan keterampilan serta semangat kepahlawanan, pendidikan dapat dilaksanakan disekolah-sekolah, dilingkungan keluarga dan dalam masyarakat pada umumnya.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, khususnya para pendidik dan pelajar.

Pada kesempatan ini izinkanlah kami akan mengenangkan kembali seorang tokoh pendidikan ialah almarhum Bapak Ki Hajar Dewantoro yang memberikan suri tauladan, bahwa sebagai pendidik hendaklah :
  1. Memberi tauladan yang baik
  2. Bertimbang rasa
  3. Bersikap penuh keuletan

Dengan jalan menerapkan pedoman dan sikap tersebut tadi, maka dapat kiranya menjadi pendidik yang diharapkan akan memberikan tauladan dan mendorong kegairahan serta mengadakan pengamatan seksama atas tindak tanduk, yang dilakukan oleh anak didik.

Selanjutnya bagi para siswa atau para pelajar, hendaknya tekun belajar untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan. Pergunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya, agar kelak dimasa mendatang kalian siap tampil kemuka dan mampu mengemban tugas bangsa, penuh pengabdian dan tanggung jawab sebagai manusia-manusia yang ber-Pancasila, sebagai manusia Pembangunan yang sanggup menjunjung tinggi martabat bangsa dan negara.

Pada akhirnya, sangatlah wajar apabila pada kesempatan yang berbahagia ini, kami semua sejenak mengenang para sesepuh kita yang telah mengabdikan diri di bidang pendidikan, dan selanjutnya marilah kita doakan arwah Bapak dan tokoh Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantoro.

Semoga jasa-jasa beliau mendapat imbalan yang setimpal dari Allah. Dan semoga para tunas-tunas bangsa dan khususnya para pelajar dapat mengamalkan ajaran-ajaran para sesepuh tersebut dengan baik dan penuh khidmat. Amin.

Demikian sepatah dua kata yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan sambutan yang singkat ini dapat menambah semangat belajar para siswa, para pelajar umumnya kepada para tunas-tunas bangsa.

Ihdinash shiroothol mustaqiim. Wabillaahit taufiq walhidayah wassalamu'alaikum wr.wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Kartini 21 April

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ibu-ibu yang kami hormati serta para adik-adik remaja putri yang kami cintai !

Pertama-tama marilah kita bersama-sama memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat rahmat-Nya kita semua dapat berkumpul bersama-sama dalam rangka memperingati hari kelahiran Raden Ajeng Kartini. Tidak lain kami selaku panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga sudi meluangkan waktu untuk hadir memenuhi undangan kami.


Kita semua telah memakmulinya, bahwa pada setiap tanggal 21 April kita mengadakan peringatan untuk mengenang jasa-jasa ibu Kartini, tiada lain karena beliau adalah perintis bagi pergerakan yang menuntut persamaan hak dan kewajiban dengan golongan pria bagi kaumnya.

Hadirin dan hadirat yang kami cintai !

Ibu Kartini adalah keturunan kaum ningrat yang semenjak masa kanak-kanaknya berada dalam lingkungan teguh memegang adat istiadat kebangsawan dan berada dibawah pengawasan ayahnya yang berkedudukan sebagai Bupati Jepara. Keadaan itu oleh Kartini merupakan derita batiniah yang berat baginya. Maka derita itu kemudian memprotes dan menyatu dalam jiwa bahwa yang menimbulkan gairah untuk melepaskan segala ikatan yang mengekang, yaitu adat istiadat yang usang yang bertentangan dengan panggilan zaman.

Apabila kita memperingati hari Ibu Kartini justru karena kita hendak membangkitkan dalam diri kita kegairahan beliau yang mengharuskan kita kaum wanita Indonesia untuk melibatkan diri secara total dalam usaha mengiprahkan keahlian kita masing-masing.

Sungguh pun demikian tiadalah sekali-kali kita berarti bahwa kita sebagai kaum wanita yang telah dikodratkan oleh Yang Maha Kuasa sebagai wanita mengabaikan tugas dan kewajiban kita sebagai wanita di tengah-tengah lingkungan keluarga, terutama dalam peranan sebagai pembinaan generasi penerus kehidupan keluarga pada umumnya. Karena itu jelas akan melanggar dan mengingkari kodrat yang telah ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Ibu-ibu dan adik-adik remaja putri yang kami cintai !

Kita dalam memperingati Hari Kartini sekarang ini, yang penting adalah kita menggali api semangat Kartini itu, dimana kita kaum wanita Indonesia dituntut dalam keikut sertaan secara maksimal untuk mensukseskan pembangunan, sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan kita masing-masing.

Kendatipun kamu wanita berperan ikut serta dalam pembangunan namun sekali-kali bukan berarti mengurangi peranan kaum wanita dalam pembinaan keluarga sejahtera serta pembinaan generasi muda. Dalam hal ini kamum wanita akan menempatkan fungsinya sebagai abdi masyarakat, serta sebagai ibu rumah tangga, dalam rangka pembinaan manusia Indonesia seutuhnya dan keluarga sejahtera.

Demikian sekedar sambutan yang dapat kami sampaikan dalam memperingati hari lahirnya Ibu Kartini. Semoga peringatan ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada kita semua.
Wassalamu'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Supersemar 11 Maret

Assalamu 'alaikum wr. wb.

Terlebih dahulu marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah swt yang senantiasa mengaruniakan rahmat, hidayah serta inayah-Nya kepada kita semua, sehingga kita pada detik dan saat ini dalam keadaan sehat wal'afiat.



Saudara-Saudara sebangsa dan setanah air !

Pada hari ini, hari ....... tanggal 11 Maret tahun ........ kita bersama-sama bangsa Indonesia memperingati hari yang sangat bersejarah, dimana Presiden Soekarno pada tanggal 11 Maret tahun 1966 mengeluarkan Surat Perintah kepada Letnan Soeharto yang lazim kita singkat dengan istilah SUPERSEMAR (Surat Perintah 11 Maret).

Masih hangat dan jeas teringat dibenak kita, bahwa pada tanggal 30 September 1965 yang lampau terjadi tragedi nasional yang mengancam keamanan negara kita. Peristiwa pemberontakan oleh golongan yang menamakan dirinya "Gerakan 30 September" (GESTAPU) tidak mungkin akan dapat kita lupakan begitu saja. Setiap tanggal 11 Maret kita semua bangsa Indonesia memperingati sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur di medan pertempuran dalam menegakkan dan mengamankan pancasila. Mengapa pada peristiwa itu kita kenang sepanjang masa? Karena pada peristiwa itu para pemimpin kita, para Dewan Jenderal dibunuh secara kejam, diantaranya ialah Letnan Jenderal Ahmad Yani dan lain-lainnya di lubang buaya.

Tetapi berkat kesiapsiagaan ABRI kita yang didukung oleh rakyat. Pancasila dan setia kepada negara RI Proklamasi 17 Agustus akhirnya dengan cepat sekali berhasil membekuk pelaku-pelaku pemberontakannya, yang ternyata dari hasil pemeriksaan yang berwajib mereka itu didalangi oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air !

Apakah yang dimaksud dengan "Supersemar" itu? Supersemar ialah surat perintah yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 11 Maret tahun 1966, berisi surat perintah kepada Letnan Jendral Soeharto agar mengambil langkah-langkah atau tindakan-tindakan yang dianggap perlu untuk memulihkan keamanan dan ketertiban, tetap kokohnya persatuan dan kesatuan, tetap berdirinya Negara Kesatuan RI Proklamasi 17 Agustus 1945 yang berdasarkan Pancasila dan UUD '45.

Itulah mula, bahwa surat perintah 11 Maret diperingati sebagai Hari Nasional yang bersejarah, sebagai tonggak dimulainya Orde Baru, yakni suatu Orde yang bertujuan melaksanakan kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 45 secara murni dan konsekwen. Sebab setelah Surat Perintah 11 Maret itu dikeluarkan, langsung oleh Letnan Jendral Soeharto mengambil langkah-langkah tegas dan positif yaitu :
  1. Membubarkan PKI dan ormas-ormasnya.
  2. Diamankannya 9 orang Menteri Kabinet Dwikora yang disempurnakan, yang diduga adalah indinasi terlibat G 30 S PKI.

Demikianlah saudara-saudara, hendaklah kita semua memahami tentang peristiwa bersejarah tersebut, sebab apa yang terjadi pada tanggal 11 Maret 1966 pada hakikatnya adalah merupakan hidayah Tuhan Yang Maha Esa kepada kita semua umumnya kepada seluruh bangsa Indonesia, untuk kembali kepada landasan idiil yang sesuai dengan kepribadian kita, yakni Pancasila dan landasan konstitusionil UUD 45.

Dan sekian pula sepatah dua kata yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini semoga kita semua dapat mengambil pelajaran. Dan akhirnya marilah kita semua berdoa kehadirat Allah semoga negara kita yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45 selalu dianugerahi rahmat dan hidayah, sehingga dapat selalu berdiri tegak dan jaya dan tercapailah suatu negara "Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofuur". Amin.

Ihdinash shiroothol mustaqiim. Wabillaahit taufiq walhidayah. Wassalamu 'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Pahlawan 10 November

Assalamu 'alaikum wr. wb.

Saudara-Saudara sebangsa dan setanah air !

Dengan iringan rahmat dan hidayah dari Allah, tepat pada tanggal 10 November tahun ........ ini kita bangsa Indonesia memperingati hari yang sangat bersejarah yakni hari pahlawan.


Sebagaimana saudara-saudara maklumi, bahwa pada tanggal 10 November 1945 yang lalu di Surabaya terjadi pertempuran yang sengit sekali, yang pada waktu itu dilakukan oleh arek-arek Surabaya untuk menghancurkan tentara kaum penjajah yang bercokol di bumi kita, terutama yang ada di Surabaya.

Dengan semangat berkorban yang menyala-nyala arek-arek Suroboyo yang dipimpin oleh Bung Tomo dan kawan-kawannya dengan mengucapkan kalimat takbir, Allahu Akbar - Allahu Akbar, arek-arek Suroboyo mempunyai keyakinan yang mendarah daging bahwa mati dalam membela negara adalah mati syahid. Semboyan arek-arek Suroboyo pada saat itu ialah : Lebih baik kita mati berkalang tanah, dari pada hidup dijajah.

Dengan semangat kepahlawanan dan keberanian, juga didasari dengan cinta tanah air, arek-arek Suroboyo itu kemudian menjalar perlawanan yang hebat, di kota-kota lain untuk mengusir kaum perusuh dan penjajah.

Dengan dibekali iman dan tawakkal kepada Tuhan, jiwa patriotik arek-arek Suroboyo, maka perlawanan menjadi bersifat nasional, hingga menggoncangkan seluruh dunia, dimana dewan keamanan PBB ikut campur tangan dalam usaha menyelesaikan sengketa kita dengan pihak Belanda.

Saudara-Saudara sebangsa dan setanah air !

Didalam kesempatan ini, kami tidak akan menerangkan kembali secara terperinci, mengenai soal-soal yang berkenan dengan revolusi, yang penting bagi kita adalah mengambil hikmah dan suri tauladan dengan adanya peringatan tersebut. Sebagaimana kita maklumi tentang semangat patriotik arek-arek Suroboyo dalam rangka mengusir penjajah.

Maka dari itu, kira ambil hikmah dari jiwa 45 itu lagi bagi suksesnya pembangunan.

Sebagai akhir sambutan kami dengan penuh harapan agar saudara-saudara terutama generasi muda, sebagai generasi penegak dan penerus cita-cita bangsa, mewarisi jiwa dan nilai 45 jiwa pahlawan dan patriot untuk di darmabaktikan kepada bangsa dan negara.

Dan semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan taufik dan hidayahnya kepada semua bangsa Indonesia. Terima kasih.

Wassalamu 'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Pembukaan Rapat Organisasi Pelajar

Assalamu 'alaikum wr. wb.

Rekan-rekan pelajar yang saya hormati serta saudara-saudara sekalian yang saya cintai.

Berkat rahmat dan hidayah serta inayah dari Allah kita semua dapat berkumpul digedung ini sekalian dapat bertatap muka dalam rangka pembukaan rapat organisasi pelajar, dalam keadaan sehat wal'afiat.


Saudara-saudara rekan pelajar yang saya hormati !

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa masa ujian dari kakak-kakak kelas III telah selesai. Tentunya sebentar lagi kakak-kakak kita akan meninggalkan bangku sekolah kita ini.

Dan sudang barang tentu, kita sebagai adik kelas tidaklah begitu saja membiarkan kakak-kakak kita meninggalkan sekolah yang tercinta ini.

Tetapi tentunya kita sebagai adik-adik yang baik, kita harus menunjukkan rasa hormat dan sayang kita kepada kakak kelas III yang akan meninggalkan kita semua, baik itu berupa kenang-kenangan atau setidak-tidaknya berupa doa keselamatan. Agar kakak-kakak kita yang meninggalkan bangku ini dapat melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi dengan tiada halangan apapun.

Saudara-saudara rekan pelajar yang saya hormati !

Maksud tujuan dari pertemuan ini tidak lain adalah untuk membentuk Panitia Perpisahan kakak-kakak kelas III. Seperti kita ketahui bahwa pengumuman lulus dari kakak-kakak kelas III jatuh pada tanggal ................. berarti waktunya sudah dekat sekali.

Sebelum rapat pembentukan Panitia Perpisahan ini dimulai, yang mana rapat nanti akan dipimpin langsung oleh rekan ketua OSIS. Maka terlebih dahulu marilah rapat pada hari ini kita buka bersama-sama dengan bacaan Bismillaahirrohmaanirrohiim semoga acara ini berjalan dengan lancar dan tiada halangan suatu apapun.

Demikian yang dapat kami sampaikan, harapan kami semoga rapat ini membawa manfaat.

Wassalamu 'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Pelantikan Pengurus

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saudara-Saudara pengurus yang saya hormati !


Kita sekarang sudah berada diambang pintu dalam pelaksanaan acara pelantikan para pengurus yang baru. Hasil pemilihan dalam rapat lengkap dan yang dipilih secara langsung bebas rahasia.

Akhirnya sampailah kita pada tujuan yang terakhir ialah untuk menyusun pengurus baru sekaligus program-programnya yang baru pula.

Kita semua telah menyaksikan bahwa selama pemilihan pengurus telah terkesan dalam hati saling adanya pengertian, saling hormat menghormati pendapat, meskipun ada perbedaan pendapat, namun perbedaan itu malah menambah semaraknya dalam rapat itu. Semuanya telah berlangsung dengan tertib dan lancar, sehingga terciptalah suasana persaudaraan dan persatuan.

Oleh karena itu marilah kebiasaan yang baik itu kita pelihara bersama untuk kita terapkan dalam rapat-rapat apapun yang kita adakan di sekolah ini. Karena dengan cara inilah baru segala sesuatu akan dapat kita wujudkan dengan sebaik-baiknya.

Demikianlah sekedar sambutan kami, ada kurang lebihnya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan kini marilah kita mulai upacara pelantikan para pengurus baru dengan tak lupa terlebih dahulu mengucapkan Bismillaahirrohmaanirrohiim.

Terima kasih, wassalamu'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Saat Penyerahan Piala Dan Tanda Penghargaan

Assalamu'alaikum wr. wb.

Anak-Anak yang kucintai !

Sesudah anak-anakku melangsungkan pertandingan olahraga antar pelajar SMP pada tanggal .......... dengan membawa hasil yang sangat memuaskan. Tentu saja anak-anak merasa bergembira dengan hasil yang dicapainya itu. Bapak percaya bahwa anak-anak telah belajar dengan tekun, ulet dan telaten, tidak mengenal lelah, untuk meraih cita-citanya.


Nah berkat keuletan dan ketabahan dalam belajar atau latihan itu, anak-anak telah menggondol emas dan piala dari lomba yang diadakan tersebut. Dan bapak percaya juga, bahwa anak-anakku telah mendalami kata-kata mutiara yang berbunyi, barangsiapa yang ingin pandai harus belajar terlebih dahulu, barangsiapa yang ingin kaya harus bekerja dengan rajin dan tekun, dan barangsiapa yang ingin menang dalam lomba seringkali mengadakan latihan.

Tapi suatu yang harus anak-anakku ingat betul-betul, yang bapak harapkan hal ini agar dicamkan benar-benar, janganlah sekali-kali anak-anakku lantas menjadi sombong dan takabur atas kemenangan yang telah dicapai, apalagi merasa puas karenanya. Tapi jadikanlah kemenangan itu menjadi cambuk yang mendorong anak-anakku lebih meningkatkan kegairahan dalam berlatih dan menuntut ilmu.

Demikian sekedar sambutan dan saran dari bapak, dan selanjutnya acara penyerahan piala serta tanda penghargaan akan segera disampaikan oleh bapak ketua Osis........

Sekian terima kasih, 

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Peresmian Pembukaan Perusahaan

Assalamu'alaikum wr. wb.

Yang terhormat kepada Perusahaan ............ serta para undangan yang kami hormati !


Perkenanlah disini atas nama hadirin menyampaikan ucapan selamat atas peresmiannya perusahaan textil ini.

Selanjutnya kami nyatakan bahwa, kami ikut bersyukur atas kehadiran perusahaan yang sangat dibutuhkan di kota ini yang berusaha dibidang textil ini.

Akhirnya marilah kita bersama-sama memanjatkan doa kehadirat Allah SWT semoga perusahaan ini berkembang luas dan mendapat sambutan baik di kalangan masyarakat.

Sekian sambutan kami. Akhir kata kami ucapkan selamat bekerja dan semoga jaya dimasa-masa mendatang.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Dalam Kegiatan Arisan Ibu-Ibu

Assalamu'alaikum wr. wb

Ibu-ibu yang kami hormati dan adik-adik putri yang kami cintai !

Hanya dengan rahmat dan inayah dari Allah SWT, kita semua dapat berkumpul disini tempat untuk melaksanakan kegiatan arisan sore ini. Semoga perkumpulan sore kita ini selalu mendapat ridho dari Allah.


Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa atas hasil keputusan rapat bersama minggu yang lalu kita telah sepakat menyelenggarakan kegiatan arisan. Karena sebenarnya arisan ini bukan merupakan tujuan pokok kita, maka hendaknya kita selalu menyadari khususnya dalam setiap pertemuan yang kita adakan agar kita tidak mempersoalkan segi keuangannya tetapi lebih mengutamakan segi persaudaraan dan keakraban antara sesama warga dan sesama kampung.

Namun demikian saya berharap jangan ada yang mempergunakan pendiriannya untuk seenaknya sendiri, misalnya membayar semuanya, minta nomornya didahulukan, malas menghadiri pertemuan kalau dia sudah mendapatkan uangnya dan lain sebagainya, yang kesemuanya itu menunjukkan sikap tidak simpatik dan kurang berkenan. Apalagi kita telah menyadari bahwa yang demikian bukan menjadi tujuan kita bersama.

Saya percaya bahwa ibu-ibu warga desa ini akan mematuhi dengan tertib apa yang menjadi aturan main dalam kegiatan arisan ini sebab sebelumnya aturan itu telah kita susun sendiri berdasarkan musyawarah. Jika diantara kita ada yang terpaksa melanggarnya itu berarti melanggar kemauannya sendiri, tentunya kita tidak ingin jika dikatakan demikian itu.

Baik jadwal penarikan, besarnya uang tarikan dan besarnya pendapatan bagi yang memperolehnya telah kita sepakati bersama.

Ibu-ibu dan Adik-adik putri yang kami hormati !

Kiranya ada satu yang terlupakan ialah cara-cara penarikan nomor-nomor yang berhak memperoleh yang belum kita bicarakan. Untuk itu barangkali ada baiknya jika kita dengar secara bergantian beberapa pengalaman yang telah pernah ibu-ibu dalam kegiatan arisan sebelum ini kemudian nanti kita pakai mana yang ternyata lebih cocok atau lebih praktis, bagaimana setuju ibu-ibu?

Jika memang demikian, maka setelah pembicaraan saya akhiri mohon kepada ibu-ibu secara bergantian mengangkat tangan bagi yang akan memberikan pandangan-pandangannya.

Sebelum pembicaraan saya tutup saya serahkan kesempatan ini kepada Ibu ............. untuk memimpin sekaligus menampung pandangan-pandangan ibu-ibu dalam kegiatan arisan ini. Akhir kata.

Wassalamu'alaikum wr. wb

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Tahun Baru Dalam Suatu Perhimpunan Instansi

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saudara-saudara serta rekan-rekan sekerja yang kami hormati !


Tentu kita sama maklumi, bahwa besok kita memasuki hari baru dari tahun baru, dan itu berarti bahwa kita besok akan berpisah dengan tahun yang telah kita lalui bersama-sama.

Dalam pada itu selama satu tahun kita telah mencurahkan tenaga dan pikiran kita di instansi ini sesuai dengan bidangnya masing-masing. Tentunya dalam pengabdian selama satu tahun itu kita banyak memperoleh pengalaman, dan pengalaman itu hendaknya kita jadikan pedoman dan bekal untuk lebih meningkatkan pengabdian kita, dimasa yang akan datang.

Saya sebagai pimpinan instansi ini sungguh tidak akan dapat berbuat sesuatu tanpa bantuan tenaga dan pikiran saudara-saudara, maka sudah selayaknya apabila pada kesempatan yang berbahagia ini saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya.

Tidak lupa pula, bila sekitarnya selama saya memimpin saudara-saudara telah mengucapkan sesuatu atau melakukan tindakan yang kurang berkenan dihati saudara-saudara, maka sudilah maafkan saya.
Mohon agar saudara-saudara memaklumi hal itu, karena tidak ada manusia yang cukup sempurna tanpa ada kelemahan-kelemahannya.

Akhir kata, marilah kita selalu memanjatkan doa kehadirat Allah SWT, agar kita sekalian selalu dilimpahi karunia, taufik dan hidayah, kelapangan dalam hidup ini serta kesejahteraan lahir dan batin.
Sekian, dan terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Ibu 22 Desember

Assalamu ‘alaikum wr. wb

Dengan iringan rahmat, hidayah serta inayah dari Allah, kita semua bangsa Indonesia, lebih-lebih kaum ibu dapat memperingati suatu yang bersejarah yaitu hari Ibu, yang jatuh pada tanggal 22 Desember tahun ………….


Pada hakikatnya hari Ibu ini merupakan rangkaian dari hari sumpah pemuda yang beberapa waktu yang lalu juga kita peringati.

Keduanya adalah hari yang membangkitkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Pada tanggal 22 Desember sampai 25 Desember tahun 1928 di Yogyakarta telah dilangsungkan kongres wanita Indonesia yang bertujuan mempersatukan berbagai kelompok yang ketika itu masih terpecah belah , dan membentuk suatu kesatuan dalam arti yang bulat.

Peristiwa itulah merupakan titik tolak yang melahirkan gagasan pemerintah untuk menetapkan tanggal 22 Desember sebagai hari Ibu.

Hari ibu ini mempunyai kecondongan dalam masalah-masalah yang menyangkut dunia kaum ibu, ialah ibu bagi anak-anaknya, ibu bagi kehidupan rumah tangganya, ibu di dalam masyarakat.

Tuntutan utama sebagai ibu dalam rumah tangga ialah tanggung jawab sebagai pendidik anak-anak dan membina keluarga, sedang sebagai ibu dikalangan masyarakat berkewajiban untuk membina para remaja memberikan pengarahan dan penggalangan para pemuda agar mereka kelak menjadi pribadi yang bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara. Kita perhatikan hadits Nabi yang mengatakan: Wanita/Ibu merupakan tiang negara, bilamana baik para wanitanya, maka baiklah bangsa dan negaranya. Sebaliknya bilaman bejat akhlaknya, maka bejatlah pula negaranya.

Peranan dan kedudukan kaum ibu sangatlah penting bagi suatu rumah tangga, maupun dalam masyarakat, bahkan ditengah-tengah pergolokan dunia. Banyaklah sudah kata-kata mutiara yang dirangkai orang untuk mengabdikan jasa-jasa serta pengabdian kaum ibu.

Demikianlah sekedar sambutan kami pada kesempatan ini dalam rangka memperingati hari ibu. Marilah dalam suasana yang penuh khidmat ini kita panjatkan doa kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, semoga kita semua dilimpahi taufik dan hidayah. Amin.

Sekian, terima kasih, wassalamu ‘alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Pidato Sambutan Pada Hari Sosial Tanggal 20 Desember

Baca Pidato ~ Di bawah ini adalah contoh naskah pidato untuk peringatan Hari Sosial Tanggal 20 Desember.


Assalamu’alaikum wr. wb.

Dengan memanjatkan puja dan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini tanggal 20 Desember tahun ……………… kita bersama-sama dapat memperingati Hari Sosial, yaitu suatu hari yang sangat penting artinya bagi kita sebagai makhluk yang social, dimana kita hidup ditengah-tengah masyarakat dengan segala hak dan kewajiban-kewajiban sosial di dalamnya.

Kita tentu sama memaklumi, bahwa kita merupakan Zoon Politicon yaitu kita sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosial. 

Jadi kita memang tidak bisa hidup sendiri-sendiri, terpisah dengan yang lainnya. Sifat sosial yang kita miliki akan menuntut untuk selalu mengadakan kontak dengan lingkungan kita. Ada pepatah yang mengatakan : Homo secara Res Homini” yang artinya, bahwa manusia mempunyai tugas suci bagi kemanusiaan.

Saudara-Saudara sebangsa dan setanah air !

Banyak tugas-tugas sosial yang harus kita selesaikan ditengah-tengah kita ini. Sebagai salah satu contoh adalah masalah kenakalan remaja. Masalah ini merupakan tanggung jawab Negara, namun kita sebagai anggota masyarakat ikut merasa bertanggung jawab untuk menanggulanginya, memecahkan dan memikirkan hal tersebut. Dan masih banyak contoh-contoh yang lain.

Untuk itu marilah saudara-saudara sekalian , dengan bertolak dari hari sosial ini kita lebih mengingatkan kesadaran kita didalam keikut sertaan untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial yang lebih sejahtera, mengingat kita sebagai warga negara dari Negara Republik Indonesia yang berfalsafah pancasila yang mana salah satu dari pada secara tegas mengharuskan kepada kita untuk membina kehidupan sosial yang layak dan berimbang.

Sebagai penutup marilah kita memohon kehadirat Tuhan yang maha Esa, semoga kita senantiasa dikaruniai rahmad, hidayah serta inayah.Amin. Akhirul kalam wassalamu’alaikum wr . wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan

Back To Top