Baca Pidato

Contoh Pidato | Naskah Pidato | Teks Pidato | Tulis Pidato

Pidato Sambutan Hari Perhubungan Nasional

PIDATO SAMBUTAN HARI PERHUBUNGAN NASIONAL

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati,

Bapak/Ibu pimpinan beserta jajaran,

Para tamu undangan, para insan perhubungan, serta

Hadirin dan seluruh peserta yang berbahagia.

Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional.

Hadirin yang saya hormati,

Hari Perhubungan Nasional merupakan momentum penting untuk mengingat kembali betapa strategisnya sektor transportasi dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan bangsa. Transportasi bukan sekadar sarana untuk memindahkan orang dan barang dari satu tempat ke tempat lain, tetapi merupakan urat nadi perekonomian, penghubung antardaerah, serta salah satu fondasi pemerataan pembangunan nasional.

Melalui transportasi yang aman, nyaman, tertib, terjangkau, dan berkelanjutan, kita dapat membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, perdagangan, pekerjaan, serta berbagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan.

Oleh karena itu, peringatan Hari Perhubungan Nasional hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan transportasi yang semakin baik kepada masyarakat.

Hadirin yang berbahagia,

Tantangan sektor perhubungan ke depan tentu semakin kompleks. Perkembangan teknologi, pertumbuhan mobilitas masyarakat, tuntutan pelayanan publik, serta kebutuhan akan transportasi yang ramah lingkungan menuntut kita untuk terus berinovasi dan beradaptasi.

Kita membutuhkan insan perhubungan yang profesional, berintegritas, disiplin, responsif, dan mengutamakan keselamatan. Di sisi lain, keberhasilan pembangunan transportasi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat melalui budaya tertib berlalu lintas, menjaga fasilitas umum, serta menggunakan transportasi secara bijak dan bertanggung jawab.

Mari kita jadikan semangat Hari Perhubungan Nasional sebagai dorongan untuk terus memberikan pelayanan terbaik, mengutamakan keselamatan, meningkatkan konektivitas, dan menghadirkan transportasi yang mampu mempererat persatuan serta mendukung kemajuan Indonesia.

Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh insan perhubungan yang selama ini telah bekerja dengan penuh dedikasi. Kepada para pengemudi, petugas lapangan, operator, teknisi, tenaga pelayanan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan transportasi, terima kasih atas pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan.

Semoga setiap langkah dan pengabdian kita menjadi bagian dari upaya membangun sistem transportasi nasional yang semakin maju dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Akhir kata, saya mengucapkan:

Selamat Hari Perhubungan Nasional!

Mari kita bersama-sama membangun transportasi yang selamat, aman, nyaman, tertib, terjangkau, dan berkelanjutan, demi terwujudnya Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Transportasi!

Selamat Hari Perhubungan Nasional!

Pidato Sambutan Hari Kunjung Perpustakaan

PIDATO SAMBUTAN HARI KUNJUNG PERPUSTAKAAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang saya hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah,

Yang saya hormati Bapak dan Ibu Guru serta seluruh tenaga kependidikan,

Yang saya banggakan para siswa dan siswi, serta hadirin yang berbahagia.

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk memperingati Hari Kunjung Perpustakaan.

Hadirin yang saya hormati,

Perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan dan meminjam buku. Perpustakaan adalah jendela ilmu pengetahuan, tempat kita menemukan berbagai informasi, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan berpikir.

Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, kita memiliki akses terhadap informasi yang sangat luas. Namun, kita harus tetap menjadi pembaca yang cerdas. Tidak semua informasi yang kita temukan dapat dipercaya. Oleh karena itu, budaya membaca dan kemampuan mencari serta memahami informasi menjadi semakin penting.

Melalui peringatan Hari Kunjung Perpustakaan ini, marilah kita menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Jangan datang ke perpustakaan hanya ketika mendapat tugas dari guru. Jadikanlah perpustakaan sebagai tempat untuk belajar, berdiskusi, mencari inspirasi, dan mengembangkan minat serta bakat.

Kepada para siswa, saya mengajak untuk membiasakan diri membaca. Luangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk membaca buku. Karena dari satu buku yang kita baca, kita dapat memperoleh pengetahuan yang mungkin tidak kita dapatkan dari pengalaman sehari-hari.

Kepada Bapak dan Ibu Guru, mari kita bersama-sama mendorong dan memberikan teladan dalam membangun budaya literasi di sekolah. Dan kepada pengelola perpustakaan, terima kasih atas dedikasi dalam menyediakan layanan dan sumber belajar yang bermanfaat bagi seluruh warga sekolah.

Hadirin yang berbahagia,

Saya berharap peringatan Hari Kunjung Perpustakaan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan budaya membaca, kecintaan terhadap buku, serta semangat belajar di lingkungan sekolah kita.

Mari kita jadikan perpustakaan sebagai tempat yang ramah, menyenangkan, dan penuh inspirasi. Dengan membaca, kita membuka pintu menuju pengetahuan. Dengan pengetahuan, kita membangun masa depan.

Demikian sambutan yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semua semakin gemar membaca dan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk meraih cita-cita.

Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat Hari Kunjung Perpustakaan!

Mari membaca, mari belajar, dan mari membangun masa depan melalui ilmu pengetahuan.

Pidato Sambutan Hari Radio Republik Indonesia (RRI)

PIDATO SAMBUTAN HARI RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang saya hormati Bapak/Ibu pimpinan, para tamu undangan, serta seluruh hadirin yang berbahagia.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk memperingati Hari Radio Republik Indonesia.

Hadirin yang saya hormati,

Radio Republik Indonesia atau RRI memiliki sejarah yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. RRI didirikan pada 11 September 1945, tidak lama setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Sejak saat itu, RRI telah menjadi salah satu media yang berperan dalam menyampaikan informasi, menyebarkan semangat perjuangan, serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Di tengah perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat, radio tetap memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat. Radio mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah-daerah yang sulit mendapatkan akses informasi lainnya.

Peringatan Hari Radio bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum bagi kita untuk menghargai peran media dalam membangun bangsa. Radio diharapkan terus menghadirkan informasi yang akurat, mendidik, mencerdaskan, dan dapat dipercaya, sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

Hadirin yang berbahagia,

Di era digital seperti sekarang, tantangan dunia penyiaran semakin besar. Berita dan informasi dapat menyebar dengan sangat cepat, tetapi tidak semuanya benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, kita semua harus menjadi masyarakat yang bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Mari kita dukung keberadaan radio sebagai media yang terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalistik, pendidikan, budaya, dan kepentingan masyarakat.

Akhir kata, saya mengucapkan Selamat Hari Radio Republik Indonesia. Semoga RRI dan seluruh insan penyiaran Indonesia semakin maju, profesional, dan senantiasa memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Mari kita bersama-sama menjaga semangat persatuan dan terus membangun Indonesia melalui informasi yang positif dan mencerdaskan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dirgahayu Radio Republik Indonesia!

Sekali di udara, tetap di udara!

Pidato Sambutan Peringatan Hari Olahraga Nasional

PIDATO SAMBUTAN PERINGATAN HARI OLAHRAGA NASIONAL

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang saya hormati Bapak/Ibu …

Yang saya hormati para guru, pembina, dan pelatih olahraga,

Serta yang saya banggakan para peserta dan seluruh hadirin yang berbahagia.


Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul bersama dalam keadaan sehat untuk memperingati Hari Olahraga Nasional.

Hadirin yang saya hormati,

Hari Olahraga Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya olahraga dalam kehidupan. Olahraga bukan hanya tentang memenangkan pertandingan atau meraih prestasi, tetapi juga tentang membangun kesehatan, kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.

Melalui olahraga, kita belajar bahwa keberhasilan membutuhkan proses. Kita belajar untuk menghargai lawan, menerima kemenangan dengan rendah hati, serta menghadapi kekalahan dengan lapang dada. Nilai-nilai tersebut tidak hanya berguna di lapangan, tetapi juga sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, marilah kita jadikan peringatan Hari Olahraga Nasional ini sebagai motivasi untuk meningkatkan budaya hidup sehat dan aktif. Tidak harus menjadi atlet profesional untuk berolahraga. Kita dapat memulainya dari hal-hal sederhana, seperti berjalan kaki, berlari, senam, bermain sepak bola, bulu tangkis, atau melakukan aktivitas fisik lainnya secara rutin.

Kepada para generasi muda, saya berpesan: teruslah berlatih, kembangkan bakat dan potensi yang kalian miliki, junjung tinggi sportivitas, dan jangan mudah menyerah dalam mengejar prestasi. Jadikan olahraga sebagai sarana untuk membentuk pribadi yang sehat, kuat, disiplin, dan berkarakter.

Akhirnya, saya mengucapkan Selamat Hari Olahraga Nasional. Semoga semangat berolahraga terus tumbuh dalam diri kita semua dan membawa manfaat bagi kesehatan, persatuan, serta kemajuan bangsa.

Demikian sambutan yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila terdapat kekurangan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam olahraga!

Jaya! Jaya! Jaya!

Pidato Sambutan Dalam Rangka Peringatan Hari Pamong Praja

PIDATO SAMBUTAN DALAM RANGKA PERINGATAN HARI PAMONG PRAJA

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati,

Bapak/Ibu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah,

Bapak/Ibu pimpinan perangkat daerah,

Para sesepuh dan tokoh pemerintahan,

Para anggota Satuan Polisi Pamong Praja, aparatur pemerintahan, serta seluruh tamu undangan yang saya hormati.


Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat hadir bersama dalam keadaan sehat untuk memperingati Hari Peringatan Pamong Praja.

Hadirin yang saya hormati,

Peringatan Hari Pamong Praja bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum untuk mengenang sejarah, menghargai pengabdian, sekaligus memperkuat komitmen kita dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pamong Praja memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ketertiban, membantu penyelenggaraan pemerintahan, serta memastikan hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat. Tugas tersebut membutuhkan integritas, kedisiplinan, ketegasan, sekaligus sikap humanis dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.

Di tengah perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, aparatur Pamong Praja dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kualitas pelayanan. Kita harus mampu bekerja secara adaptif, responsif, transparan, serta mengedepankan kepentingan masyarakat.

Saya mengajak seluruh jajaran Pamong Praja untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum memperkuat semangat pengabdian. Jadilah aparatur yang tidak hanya mampu menegakkan aturan, tetapi juga mampu memberikan keteladanan, membangun komunikasi yang baik, dan menghadirkan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat.

Hadirin yang berbahagia,

Pemerintahan yang kuat tidak hanya dibangun melalui kebijakan yang baik, tetapi juga melalui aparatur yang memiliki integritas dan dedikasi. Oleh karena itu, mari kita terus menjaga kehormatan profesi, meningkatkan koordinasi antar lembaga, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik.

Kepada seluruh anggota Pamong Praja, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kerja keras, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan. Semoga setiap langkah dan pengabdian yang dilakukan senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

Akhirnya, saya berharap peringatan Hari Pamong Praja ini dapat menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan mewujudkan pemerintahan yang semakin baik, tertib, profesional, dan dekat dengan masyarakat.

Selamat Hari Peringatan Pamong Praja.

Teruslah mengabdi dengan integritas, profesionalisme, disiplin, dan semangat melayani masyarakat.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan perlindungan kepada kita dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Amin

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pidato Sambutan Hari Pelanggan Nasional

PIDATO SAMBUTAN HARI PELANGGAN NASIONAL

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati,

Bapak/Ibu pimpinan, jajaran manajemen, seluruh karyawan dan rekan kerja, serta yang paling kami banggakan, para pelanggan dan mitra kami yang kami hormati.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional.


Hadirin yang saya hormati,

Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar sebuah peringatan tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pelanggan adalah bagian penting dari perjalanan dan keberhasilan sebuah organisasi.

Tanpa kepercayaan pelanggan, tidak akan ada pertumbuhan. Tanpa masukan pelanggan, kita tidak akan mengetahui apa yang perlu diperbaiki. Dan tanpa hubungan yang baik dengan pelanggan, keberhasilan yang kita raih tidak akan memiliki makna yang utuh.

Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, atas nama seluruh keluarga besar [nama perusahaan/instansi], saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan yang selama ini telah memberikan kepercayaan, dukungan, kritik, saran, dan kesempatan kepada kami untuk terus berkembang.

Kami menyadari bahwa kepercayaan pelanggan merupakan amanah yang harus dijaga. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik, meningkatkan kualitas produk dan layanan, merespons kebutuhan pelanggan dengan cepat, serta menghadirkan pengalaman yang semakin baik dari waktu ke waktu.

Kami juga mengajak seluruh jajaran dan karyawan untuk menjadikan kepuasan pelanggan sebagai tanggung jawab bersama. Mari kita membangun budaya kerja yang ramah, responsif, profesional, dan berorientasi pada solusi.

Kita ingin setiap pelanggan yang berinteraksi dengan kita tidak hanya merasa dilayani, tetapi juga merasa dihargai, didengarkan, dan diperhatikan.

Hadirin yang berbahagia,

Mari kita jadikan Hari Pelanggan Nasional ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita: melayani dengan hati, bekerja dengan integritas, dan tumbuh bersama pelanggan.

Semoga hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus kita pertahankan dan kembangkan. Semoga [nama perusahaan/instansi] dapat terus menjadi mitra yang memberikan manfaat, menghadirkan solusi, dan menjadi pilihan yang dapat dipercaya oleh seluruh pelanggan.

Sekali lagi, Selamat Hari Pelanggan Nasional.

Terima kasih atas kepercayaan dan kesetiaan Anda.

Pelanggan puas, kita tumbuh. Pelanggan percaya, kita berjaya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pidato Sambutan Acara Maulid Nabi Muhammad SAW

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, nikmat, dan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga pada hari yang penuh berkah ini kita dapat berkumpul bersama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.


Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat, tabi’in, dan seluruh umatnya yang istiqamah mengikuti ajaran beliau hingga akhir zaman.

Yang kami hormati para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, para tamu undangan, serta seluruh hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah SWT.

Pertama-tama, atas nama panitia penyelenggara, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh hadirin yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini.

Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum bagi kita untuk kembali mengingat perjuangan, akhlak, dan keteladanan beliau. Nabi Muhammad SAW telah memberikan contoh kepada kita bagaimana menjadi seorang hamba Allah yang taat, pemimpin yang adil, serta pribadi yang penuh kasih sayang kepada sesama.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Ahzab ayat 21, yang menjelaskan bahwa pada diri Rasulullah SAW terdapat suri teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir.

Oleh karena itu, marilah kita menjadikan peringatan Maulid Nabi ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, memperbanyak shalawat, serta berusaha menerapkan akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Hadirin yang berbahagia,

Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan acara ini mungkin masih terdapat berbagai kekurangan, baik dalam penyambutan maupun dalam penyelenggaraannya. Untuk itu, kami atas nama panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara ini.

Semoga seluruh rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini mendapatkan ridha dan keberkahan dari Allah SWT, menambah kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, serta mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan di antara kita.

Akhir kata, marilah kita ikuti acara ini dengan penuh khidmat dan keikhlasan. Semoga apa yang kita lakukan pada hari ini dicatat sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT.

Wabillahi taufiq wal hidayah.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pidato Sambutan Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru Hijriyah

Assalamu alaikum wr. wb

Bapak-bapak, ibu-ibu, dan saudara-saudara kaum muslimin yang kami hormati !

Pada kesempatan ini, patutlah kita memanjatkan rasa syukur kehadirat Allah yang telah mengaruniakan rohmat, hidayah, inayah sehingga kita semua dalam kesempatan ini dapat berkumpul di majilisan ini dalam keadaan sehat wal'afiat dalam rangka memperingati dan menyambut Tahun Baru Hijriyah.


Hadirin dan hadirat kaum muslimin yang berbahagia !

Sekarang kita memasuki bulan Muharrom, yang berarti kita telah meninggalkan tahun-tahun yang telah lalu, dan berarti kita melangkah ke tahun yang baru (yakni tahun ......... hijriyah). Marilah dalam tahun baru ini kita isi lembaran-lembaran kertas putih dan tinta emas demi kesuksesan dimasa mendatang. Dan marilah kita tengok ke belakang sejenak dalam 1 lembaran-lembaran yang penuh dengan catatan-catatan, jadikan pengalaman dan suri tauladan catatan itu, maka yang baik kita ambil dan mana yang buruk kita buang/singkirkan. Pengalaman adalah guru yang paling baik. Sudah barang tentu pada tahun-tahun yang silam kita mengalami pengalaman-pengalaman yang masni dan lezat.

Dalam suasana tahun baru ini kita semua harus senantiasa berusaha meningkatkan pengabdian kita kepada Allah Ta'ala. Kalau ditahun-tahun yang telah lalu/dimasa silam itu kita masih sering melakukan berbagai kekurangan, maka marilah kita kejar kekurangan-kekurangan itu dengan semangat memperbaiki diri menuju kesempurnaan. Jika dimasa-masa lalu kita masih banyak melakukan perbuatan-perbuatan maksiat, maka marilah pada tahun baru ini kita ganti kemaksiatan-kemaksiatan itu dengan semangat memperbanyak amal kebajikan, amalan-amalan yang diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Kapan kita memperbaiki diri kalau tidak mulai dari sekarang? Janganlah suka menunda-nunda waktu, membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak berakhir. Gunakan waktu-waktumu dengan sebaik-baiknya dengan giat bekerja, giat belajar, giat beribadah serta giat dalam membangun negara dan bangsa. Waktu itu adalah ibarat pedang, jika kita tidak bisa menggunakan pedang itu yang akan memenggal leher kita. Juga terdapat kata-kata mutiara: Waktu itu adalah ibarat emas permata.

Bapak-bapak, ibu-ibu serta saudara-saudara sekalian yang kami hormati !

Sudah kita maklumi bersama bahwa umur kita itu masing-masing telah ditentukan ajalnya oleh Sang Maha Pencipta. Ini berarti umur kita bukanlah semakin bertambah, akan tetapi malah sebaliknya semakin berkurang, bergantinya tahun berarti berkurangnya umur kita ini di dunia ini. Oleh sebab itu marilah isi kesempatan hidup kita di dunia ini dengan memperbanyak amal saleh sebagai bekal kita dihari mendatang (yakni setelah kita mati).

Sekarang kita masih hidup, tetapi siapa tahu kalau besok atau nanti kita akan mati. Sekarang kita masih dapat menikmati tahun baru, tetapi siapa tahu kalau tahun depan kita sudah berada di alam kubur.

Sehubungan dengan hal ini ada sebuah riwayat yang menerangkan bahwa pada suatu hari anak Kholifah Umar bin Khattab kembali pulang dari sekolah dengan menangis. Ketika ditanya oleh ayahnya lalu anak itu menjawab: Wahai ayahku, teman-temanku disekolah menghitung-hitung tambalan bajuku dan mengejekku dengan ucapan begini: Lihatlah anak Amirul Mu'minin, bajunya penuh dengan tambalan.

Mendengar pengaduan anak itu timbullah rasa kasihan dalam hati Umar bin Khattab terhadap anaknya. Oleh karena itu beliau mengirim sepucuk surat kepada bendaharawan negara yang isinya minta agar beliau dipinjami uang sebanyak empat dirham, dengan jaminan gajinya bulan depan dipotong. Kemudian bendaharawan negara itu mengirim surat jawaban yang isinya demikian: Wahai Umar, adakah telah dapat memastikan bahwa engkau akan hidup sampai bulan depan? Bagaimana kalau engkau mati sebelum melunasi hutangmu? Apa yang engkau perbuat terhadap hutangmu dihadapan Allah? Membaca surat dari bendaharawan negara itu menangislah Umar, lalu beliau menasehati dan berkata kepada anaknya: Wahai anakku, berangkatlah ke sekolah sebagaimana biasa, karena aku tidak dapat memperhitungkan umurku walaupun sejam lagi!

Bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara sekalian yang kami hormati !

Demikianlah keterbatasan umur dan siapapun tidak tahu tentang batas umur yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Oleh karena itu marilah kita pergunakan kesempatan hidup di dunia yang serba terbatas ini dengan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Pesan-Pesan :

Janganlah ditangguhkan pekerjaan hari ini sampai hari esok. Karena waktu itu laksana pedang, jika engkau tidak memotong (dengan pekerjaan) maka ia akan memotong engkau (melenyap hilang).

Demikian sepatah dua kata yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, yakni dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah, semoga ada guna dan manfaatnya. Dan marilah kita sambut tahun baru ini dengan meningkatkan pengabdian kita kepada Allah SWT. Dengan demikian semoga kita dapat termasuk golongan orang-orang yang mensucikan diri dan dimasukkan ke dalam syurga-Nya. Amin

Sekian ihdinash shiroothol mustaqiim. Wabillahit taufiq wal hidayah wassalamu'alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan


Pidato Sambutan Wakil Siswa Dalam Menyambut Kedatangan Guru Baru

Assalamu’alaikum wr. wb.

Berkat rahmat Allah swt kita semua dapat berkumpul di gedung madrasah ini dalam keadaan sehat wal ‘afiat, dalam rangka menyambut kedatangan guru baru ibu Dian.


Ibu Dian yang kami hormati, serta Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu guru yang kami cintai.

Kami selaku siswa merasa gembira sekali, bahwa dihari ini telah hadir di tengah-tengah kita seorang ibu guru yang baru, yaitu Ibu Dian sebagai guru Kimia dari Kota Bandung.

Kami selaku siswa juga merasa sangat gembira, karena kami pada saat ini dan mulai hari ini mendapat seorang pendidik lagi.

Kami yakin bahwa Ibu Dian hadir di tengah-tengah kita ini membawa semangat yang baru pula, yang mampu mengarahkan kami, siswa yang kurang tahu dan masih bandel-bandel ini.

Ibu Dian yang kami hormati !

Janganlah ibu nanti terkejut apabila menghadapi kami-kami ini nanti nakal, yang mungkin bagi ibu hal tersebut baru pertama kali ibu jumpai di tempat ini.

Tetapi sebenarnya kami juga bisa menempatkan kenakalan-kenakalan kami. Sebab kami juga menyadari bahwa kami ini sudah besar-besar tentunya perilaku dan tindak tanduk menunjukkan perilaku orang besar, tidak lagi meniru perbuatan kekanak-kanakan. Jadi kenakalan-nakalan kami ini sebenarnya hanya menginginkan sentuhan kasih saying dari bapak dan ibu guru. Selanjutnya semoga Ibu Dian kerasan dan bisa menyatu dengan kami-kami dalam menuntut ilmu di sekolah ini.

Demikianlah sambutan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, bila ada kekhilafan baik itu kami sengaja maupun yang tidak kami sengaja, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Dan kepada Ibu Dian kami ucapkan “Selamat memasuki dunia pendidikan ditempat kami ini dan semoga ibu mampu menciptakan suasana belajar mengajar yang lebih harmonis buat kami semuanya.

Sekian dan terima kasih.

Wassalamu ‘alaikum wr. wb.

Oleh Drs. Maftuh Ahnan


Islamic Speech: Importance The Qur’an

Dear director of school

Respectable master of this ceremony

Respectable speakers

And my loving audience.

Before going to deliver my speech, I hope all audiences to thank our God Allah for He has bestowed us abundant mercies, so due to those we are able to attend this peaceful meeting. In this glory place without obstacle.


Than I hope you all to send peace and solution to our Prophet Muhammad, he is messenger and servant of Allah. And I don’t forget to thank the chief of meeting who has given us a several times to speak English in front of you all. Here I take the title: “Importance TheQur’an”.

My brothers and my sisters!

The Qur’an is Holy Book of moeslem it was reviled to our Prophet Muhammad (peace be upon him) troughs angel to usher mankind, and read it is religious service, so the Holy Qur’an was descended by God Allah to show the right way for mankind and explain between right or wrong.

My brothers and my sisters in Islam.

As we know that Al-Qur’an is book of Moeslem, there for we must read everyday and to understand it with good understanding, and then we do it in our life everyday. Reading the Holy Qur’an we will get moral excellence (fadhillah) as like explain by our Prophet Muhammad.

“The mean of this Prophet tradition is reading The Holy Qur’an is The best worship in which Muslim who reads it should earn The greatest reward and be closer to Allah”.

Our Prophet Muhammad (peace be upon him) narrates in many other intance about great reward derived from reciting the Holy Qur’an. He indicates that reading short surah Al-Ikhlas bear abundant reward. He says also, that surat Al-Ikhlas contitules one third of the Holy Qur’an which means that reading it three time is tantamount to reading the whole Qur’an. Like Muhammad said in his hadits:

“Was told by Annas bin Malik r.a: From Prophet Muhammad (peace Upon Him) saids: Whoever reads surat Al-Ikhlas once as if reads a third of Qur’an, and whoever reads it twice as like read two thirds of Qur’an, and whoever read it three time as if read the whole of Qur’an”.

The Prophet urges Muslim to recite The Holy Qur’an and to be with it at any time. He said:

“The Holy Qur’an is God feast, so take from gods feast what you can”.

The Holy Qur’an is not systematically compelled, and it is also presented briefly, so that, every Muslim have to (consider) ? translate and to do it or to reflect in to daily life. Being individual or member of society.

Dear friend and dear brothers!

That’s all for the time being, this hoped that you have understood my speech well. Finally, I would like you to forgive me if made mistakes in my speech.

Finally I would like you to do back to spirit of Qur’an and make it ou way of life and try all time to be with it on and on. The and my speak.

By:
Drs. Moh. Syamsi Hasan
Drs. Moh. Amer Nasihin
Moh. Toha Munir S.Hum

Back To Top